Pembuatan Bakso Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Oleh Mahasiswa KKN UPGRIS 2021

Sekarang ini vaksin Covid-19 telah datang di Indonesia dan sedang disiapkan untuk dialokasikan ke warga luas. Penyuntikan vaksin adalah salah satunya usaha yang dipandang paling efisien untuk menangani wabah Covid-19 yang lagi berjalan. Vaksinasi dikerjakan untuk lengkapi usaha penjagaan Covid-19, seperti menggunakan masker, membersihkan tangan, jaga jarak, dan menghindar keramaian.

Pada Senin, 25 Januari 2021 pemerintahan kabupaten Kendal lakukan Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di RSUD dr Soewondo Kendal. Pencanangan Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur dimulai vaksinasi ke sepuluh orang yakni Wakil Bupati Masrur Masykur, Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo, Dandim 0715 Kendal Letkol Iman Widhiarto, Ketua Kejaksaan Negeri Ronaldwin, Ketua DPRD Kendal Muhamad Makmun, dan Sekda Kendal Moh Toha.

Selanjutnya Bupati Kendal dipilih Dico M Ganinduto dan perwakilan figur warga dan figur agama yang mempunyai tujuan untuk memberi contoh ke warga, jika secara klinis vaksin itu bisa dipertanggungjawabkan secara baik, hingga warga tak perlu cemas dan untuk memberi perasaan aman supaya program vaksinasi dapat berjalan dengan baik. Saat sebelum penerapan vaksin, lebih dahulu dilaksanakan screening kesehatan atau check kesehatan, karena orang yang divaksin harus penuhi persyaratan kesehatannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kendal. Ferinando Bonay menjelaskan, dari anggota Forkopimda yang bisa lolos screening cuman 3 orang, yaitu Kapolres, Dandim dan Ketua DPRD Kendal. Untuk Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur tidak dapat dilaksanakan vaksin, karena. Sumurnya di atas 60 tahun, sedang Bupati Kendal Mirna Annisa berhalangan datang.

Penerapan vaksin dilaksanakan di 38 posisi, yakni 30 puskesmas, 5 rumah sakit dan 3 klinik. Terhitung mulai 25 Januari 2021 penerapan vaksinasi bisa dilaksanakan di semua puskesmas. Aktivitas vaksinasi dipisah dalam tiga step, yakni step pertama tanggal 25-28 Januari 2021 untuk tenaga medis, step ke-2 tanggal 8-11 Februari 2021. Suntuk anggota TNI dan Polri. Sedang step ke-3 untuk warga umum, realisasinya masih menanti info dari Kemenkes.

Dari seputar 7 ribu vaksin. COVID-19 yang sudah terbagi di Kabupaten Kendal, pada step pertama ini akan dikasih ke 3.540 tenaga medis (nakes). Tetapi dari gagasan 3.540 nakes yang divaksin, cuman 3.235 orang pemegang e-tiket dari Kementerian Kesehatan.

error: Content is protected !!