Mengapa Kudeta Kerap Terjadi di Myanmar dan Thailand?

Sekian hari ini Myanmar sudah merampas perhatian warga internasional disebabkan karena kup militer yang dilaksanakan oleh militer Myanmar pada 1 Februari 2021. Pas dilaksanakan saat warga sipil buka helaian baru pada bulan Februari, kup Myanmar kesempatan ini sesungguhnya telah diprediksikan.

Harus dipahami kup Myanmar yang barusan terjadi ini tidak dapat dikatakan sebagai kup yang sukses, karena sebuah kup disebutkan sukses jika militer sukses menjaga kudetanya sepanjang 7 hari dan disokong warga sipil.

Warga internasional, terutamanya beberapa pejabat negara dan Federasi Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperoleh beberapa red flags dari militer Myanmar. Bahkan juga menurut penulis, militer Myanmar seolah-olah telah menebarkan edaran yang berisi “Nantikanlah, selekasnya kup akan terjadi pada tahun 2021!”.

Kup di Myanmar juga bukan hal yang baru terjadi, terhitung kup yang terjadi tempo hari ialah kup militer yang keempat. Ke-4 kup ini juga mempunyai arah yang serupa, yakni mencegah pertanda pro-demokrasi tumbuh pada pemerintahan Myanmar dan menjaga kemampuan militer di Myanmar.

Kecuali Myanmar, negara tetangganya yakni Thailand sering terjadi kup. Kup Thailand paling akhir terjadi di tahun 2014 terhitung adalah kup militer yang ke-21. Arah dan pemicunya juga tidak berbeda jauh dengan kup yang terjadi di Myanmar.

Karena sangat biasanya terjadi kup. di Thailand, beberapa pakar bahkan juga menyebutkan jika kup menjadi budaya. Sdari Thailand yang dikatakan sebagai coup culture.

Sesungguhnya tidak seluruhnya kup itu jelek, mengarah beberapa kup yang dilaksanakan yang dilaksanakan oleh militer malah untuk jamin demokrasi negaranya. Contoh kup yang. S‘baik’ ini disebutkan dengan democratic coup terjadi pada Siam yang terjadi di tahun 1932 dan mengganti kerajaan Siam jadi Thailand yang kita mengenal saat ini. Namun, kup memang umumnya malah dilaksanakan oleh militer dengan arah mendesak demokrasi dan memberikan dukungan pemerintahan yang otoriter.

Kup yang diambil dari bahasa. Perancis coup d’état yang bermakna gempuran untuk negara, diartikan sebagai sebuah. Spersaingan perebutan kekuasaan atau pemerintah yang terjadi secara tiba-tiba. Smemakai kekerasan, dan ilegal yang dilaksanakan oleh militer, fraksi militer, atau dengan seorang diktator.

error: Content is protected !!